Smartseum (Singkatan dari: Smart = Pintar/Cerdas, Seum = Museum) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak inovatif berbasis interaksi QR Code untuk menghadirkan pengalaman Simulasi Museum Interaktif secara 3D. Proyek ini bertujuan untuk membawa artefak dan peninggalan bersejarah maupun budaya, (seperti Topeng Rangda dari Mitologi Bali), langsung ke layar perangkat pengunjung museum dibantu dengan teknologi web.
- 🖼️ Interaktif 3D Model Viewer: Menggunakan library
@google/model-vieweruntuk menampilkan model 3D (seperti file format.glb). Fitur responsif ini memungkinkan pengguna merotasi, menggeser, serta melakukan zoom melihat detail artefak dengan kontrol mulus secara leluasa. - ✨ Animasi & UI Dinamis (Premium Look): Menyorot antarmuka pengguna modern (dark theme, warna kontras, glassmorphism, dan efek glow) yang diimplementasikan menggunakan Tailwind CSS v4 berkolaborasi dengan Framer Motion untuk efek masuk yang mulus.
- 📱 QR Code Integration (Dalam Pengembangan): Fondasi fitur utama sebagai pemindai di lokasi pameran yang dapat mendeteksi spesifik karya lalu mendisplai model interaktif terkait.
- ⚡ Kinerja Performa Ultra Cepat: Dibangun dengan framework Next.js 16 (App Router) beserta React 19 terbaru yang memastikan rendering data dilakukan secara mutakhir agar meminimalisir lag pada simulasi web 3D.
- Framework Utama: Next.js (v16.1.6)
- Library UI: React (v19)
- Styling: Tailwind CSS v4
- Animasi & Transisi UI: Framer Motion
- Render Engine 3D: @google/model-viewer
- Bahasa Pemrograman: TypeScript
Pastikan perangkat Anda telah ter-instal Node.js, kemudian jalankan serangkaian perintah ini:
-
Unduh/Install semua dependensi:
npm install
-
Mulai server pengembangan (development server):
npm run dev
-
Buka web browser dan akses http://localhost:3000 untuk mengeksplorasi antarmuka proyek.
- Membuat Landing Page yang menampilkan daftar koleksi pameran (Galeri Card).
- Membuat halaman Detail Koleksi yang mendisplai deskripsi singkat, gambar, beserta fitur Generate QR Code.
- Membuat halaman khusus 3D Viewer (Hasil dari proses Scan QR) yang berisi model 3D (seperti interaktif objek) dan kartu penjelasan detail karya tersebut.
- Mengumpulkan aset pendukung museum (gambar referensi dan model
.glb) tambahan. - Optimalisasi performa web (SEO, responsivitas seluler, dan efisiensi load model 3D).